Jendelaku Kini…
13 Apr 2012

Kejujuran dan Kebohongan

Author: arsimurti | Filed under: Opini

Bohong identik dengan sesuatu yang jelek, tidak baik dan tidak bagus, karena mengatakan sesuatu tidak sesuai dengan kebenarannya. Siapa yang suka dibohongi?  Tentu jawabannya tidak ada.  Kita pasti menginginkan semua orang berkata jujur kepada kita, memberitahu hal yang sebenarnya, walaupun kadang kita tidak menyukai kebenaran itu.  Namun, apabila ditanya pernahkah kita berbohong, mungkin hampir semua orang akan menjawab pernah, dengan kadar dan alasan yang berbeda-beda. Ada orang yang memang biasa berbohong, tidak mengerti atau tidak peduli bahwa hal itu tidak baik dan merugikan orang lain, bahkan sengaja melakukannya untuk mengambil keuntungan dari orang lain.  Ada orang yang hanya sekali-sekali saja berbohong, biasanya dengan alasan yang dilakukannya hanya kebohongan kecil atau dia berbohong untuk alasan yang baik.  Seringkali, kita menganggap remeh berbohong, apalagi ketika kita menganggap kalau kebohongan kita itu hanya kecil saja, tidak merugikan orang lain, bahkan ditujukan untuk kebaikan. Disini saya bukannya tidak pernah berbohong tetapi saya berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari kebohongan itu sendiri.

Secara keseluruhan, saya berbohong demi kebaikan, memang tidak ada pembenaran didalamnya karena berbohong tetaplah berbohong. Berbohong sendiri mempunyai manfaat misalnya untuk melindungi kepentingan, melindungi dari rasa malu sehingga tidak terlihat buruk, melindungi dari rasa terluka, melindungi dari kekhawatiran, melindungi privasi, mendapatkan apa yang diinginkan dan sebagainya. Beberapa waktu yang lalu saya terpaksa berbohong kepada teman saya bahwa kondisi saya baik-baik saja padahal yang saya rasakan sedang tidak baik. Pada waktu itu saya tidak ingin membuat dia khawatir, bingung harus berbuat apa, dan bagaimana menanganinya sehingga saya memutuskan untuk berbohong. Kebohongan ini saya lakukan saat seseorang ingin mengetahui lebih dalam tentang apa yang saya lakukan dan rasakan tetapi pada saat itu alam bawah sadar memerintahkan untuk tidak memperbolehkan seseorang untuk ikut campur dengan masalah pribadi tersebut.

Saat saya mengetahui bahwa seseorang telah berbohong kepada saya tentu kecewalah yang pertama kali saya rasakan. Kalian yang pernah dibohongi pasti tahu rasanya dikecewakan dan kalian yang pernah membohongi pun tahu kalau kebohongan yang tidak kuat akan terbongkar dan malah akan menelurkan rasa ketidakpercayaan terhadap pihak yang telah membohongi. Entah sampai kapan rasa kecewa itu akan hilang, pasti akan hilang (rasa kecewa), tapi tidak akan dilupakan. Dalam menanggapi saat saya tahu bahwa dia berbohong kepada saya sangat tergantung dengan kondisi psychology saat itu. Jika lebih mengedepankan egois maka kemarahanlah yang akan muncul namun jika kita dapat berfikir jernih dan tidak mementingkan emosi maka kita akan lebih bersabar dan berusaha untuk mengetahui dan menerima apa alasan mengapa dia berbohong kepada kita. Ada saat dimana kita tahu bahwa dia berbohong tetapi kita lebih memutuskan untuk diam dan membiarkannya. Bohong memang tidak disenangi oleh banyak orang, bahkan dihujat oleh Tuhan. Sebaliknya, jujur adalah suatu hal yg disenangi banyak orang, dan sangat diharapkan oleh Tuhan. Tetapi bohong kadang perlu kita lakukan demi kondusifnya suasana, demi untuk kebaikan semuanya, dan jujur tidak harus selalu kita pakai pada moment-moment tertentu, artinya melihat situasi kondisi yang ada.


Tags:

Facebook comments

Leave a Reply